Puisi yang Terbit di Koran Radar Bekasi

 

koran bekasi

TITIK HUJAN TERKEPUNG

hujan melubangi awan
pesat dengan cepat
mencium bumi
kemudian tergenang
tenang dengan senang

oh…
titik hujan terkepung
di kubang-kubang jalan
membiak tak beranak
nestapa
nyinyir
menetap dan tak mau pergi
RINDU HUJAN SETELAH KERING

retak
pecah
kemeretak
bunyi-bunyi tanah setelah lepas

hujan
membasah
meluap
membius rindu-rindu bumi

hilang
musim
datang
kusam

sukur atau disyukuri

07 Februari 2014

terbit di koran lokal bekasi: 16 Februari 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s