Kabar

 /1/

wanita muda cantik sedang berdiri
di trotoar yang basah memakai payung
wajahnya sumringah, malam minggu tiba.

Sambil membaca sms kembali kiriman sang kekasih:
‘sayang aku rindu, aku tunggu kau di halte depan terminal Kali Deres.’
from: Love Juned

Masih dengan hati yang berbunga
ini kali pertama Juned memberi kabar
setelah 1 bulan menghilang.

Percikan hujan semakin membasahi kaki cantiknya
sudah ½ jam ia tetap menanti
dengan sejuta tanya.

/2/

Juned memacu kendaraannya dengan batas normal
sambil terus berpikir, apa yang harus ia ucapkan pertama kali
tidak ada alasan yang tepat untuk berkilah.

2 jam yang lalu, mantan pacarnya menghubungi kembali
bahwa ia ingin mati bunuh diri.
Juned diambang kebingungan.

Berhenti sejenak dari perjalanan
masih terbaca jelas sms yang didapat dari Susi:
‘aku tak pernah berpaling kelain hati.’

Kini, Juned yakin
apa yang harus ia katakan nanti
dan seterusnya.

 080613

Menunggu Waktu

Ada hal yang harus dihilangkan, ada juga yang harus diingat baik-baik. Bahwa tak selamanya pura-pura tahu itu menjadi dasar praduga. | ada yang perlu disembunyikan dan ada pula yang perlu diterangkan. Sekilas menyadari, bahwa tak selamanya lisan bicara jujur seperti hati. | ada yang perlu ditertawakan dan ada pula yang perlu ditangisi. Membuatmu tahu, mengambil keputusan tak bisa diselesaikan dengan emosi. | bila matahari saja bisa mencintai bumi dengan jaraknya, apalagi aku yang terlalu gelap melihat sosokmu. Jadi biarkan aku dan kamu, menjadi kita pada jarak yang tepat; Menunggu Waktu hanya denganmu.

cemburu

CEMBURU: jangan cemburu! tanyakan saja padaku, akan ku jawab semua tanya detailmu tentang ini dan itu. Walaupun nanti diam ku juga jawaban yang tepat. | jangan cemburu! Langit cerah akan sisa-sisa ku nikmati, bila wajahmu muram melihatku. | jangan cemburu! kau lebih cantik tersenyum, walau marahmu pun terlihat cantik bagiku. | jangan cemburu! taukah kau… aku hanya bergurau, untuk tahu rasa cintamu padaku. | jangan cemburu! aku takut wajahku lusuh karena mikirkanmu, dan kau meninggalkan ku. | jangan cemburu! kau cukup tahu, hatiku penuh denganmu setelah Tuhan. | jangan cemburu! Percayalah bahwa kau yang terakhir memikatku. | jangan cemburu! Pintaku.